Bukan aku yang punya tepong tawar,

Toh Sheikh Puteh Gigi yang punya tepong tawar;

Bukan aku yang punya tepong tawar,

Dato’ La’ailbau yang punya tepong tawar;

Bukan aku yang punya tepong tawar,

Dato’ Betala Guru yang punya tepong tawar:

Kabul Allah, d.s.b.

(e) Ini ʿisharat menurunkan padi; maka tepong tawar: dahulu pertama ambil daun ati-ati daun gandarusa daun ribu-ribu daun sadingin daun sipuleh dan tanah liat puteh: ini tawar-nya:—

Tepong tawar, tepong jati,

Dapat amas berkati-kati,