O nenek Raja Suleiman

Raja Suleiman Hitam!

Aku ʿnak menebang hutan;

Aku tidak memegang hutan,

Raja Suleiman Kuning memegang hutan,

Raja Suleiman Merah yang memegang hutan;

Aku yang menebang hutan,

Tetapi di-bri orang yang berdua.

Bangun, bangun, yang menunggu-nya:

Sirih yang tiga kapor, roko’ yang tiga batang[117]