Bintang Dua-b’las

Maka handak-lah kita abjadkan huruf nama perampuan dan nama laki-laki dan serta ibu-nya, maka buang dua-b’las dua-b’las: berapa yang tinggal itulah nama-nya bintang orang itu laki-laki atau perampuan: jika tinggal satu, Hamal nama bintang-nya, jika tinggal [dua], Thaur nama bintang-nya, demkian-lah lihat pada sharat-nya itu.[86]

Bab yang pertama, jika berbintang Hamal, laksana api naraka, dan nabi-nya Adam ʿaleihi-’l-salam, binatang-nya biri-biri, guru-nya tikus, burong-nya rajawali, kayu-nya khorma, teman-nya Mizan, satru-nya ʿAkrab, berkata-kata karang (?), warna tuboh-nya puteh atau hitam: wa’llahu aʿlam. Bermula orang itu tuboh-nya sadarhana lagi rendah rambuni dan sir(?)-nya tersangat panas deripada dingin dan orang itu perkata’an-nya benar lagi pula suroh-surohan orang dan bhagi-nya saperti ayer didalam timba rezki-nya. Bermula ada parut pada tuboh-nya maha besar atau tahi lalat, dan orang itu tiada mufakat dengan kulawarga-nya sagala sahabat-nya, tetapi orang itu kras, satru-nya pun alah pada-nya, sabermula orang itu jangan ia berlayer, baik ia berniaga didalam negri, karna rasi-nya api karna satru-nya ayer, dan kahidopan-nya pula kuning serta puteh dan jikalau berhuma kapala benih-nya kuning baik didalam pada itu: wa’llahu aʿlam. Bermula orang itu bulan yang baik pada-nya Muharram, hari-nya Thalatha, dan bulan yang jahat pada-nya Safar, hari-nya Ithnain, dan jika sakit ambil daging kambing merah di-sembilihkan dan di-rendang dengan minyak maka di-makan daging-nya, jangan bergaram minyak-nya, sapukan pada sagala tuboh-nya ʿalamat-nya orang itu penyakit-nya di prut dan ka hulu hati, insha’ Allah taʿala ʿafiat; dan jika handak memakei chinchin kuning permata-nya baik pada-nya dan gha[ib?] sheitan-nya pula orang itu uleh itulah yang hampir pada-nya dan tempat sheitan itu pada sagala pohun kayu di-sana-lah tempat ’kau diam barang siapa laki-laki dan perampuan berbintang Hamal lalu ka sana apabila ’kau lihat tiada menyĕbut nama Allah dan nama Rasul Allah maka maka ’kau tangkap-lah ’kau persakit-sakitkan sagala tuboh-nya terlalu sakit-nya; jika ia sakit ayer mata-nya pun mengilir dan lidah-nya ’kau pandakkan tiada-lah buleh berkata-kata dan ubat-nya ambil paroh enggang dan kunyet kring dan bawang merah dan daun hining (?) dan daun mengkudu maka di-salimutkan dengan kain puteh maka di-hasabkan [sic] di-bawah-nya dan bachakan doʿa ini ambuskan deri kapala-nya sampei kapada kaki-nya, tatkala mengubat itu petang Khamis atau Sabtu maka sapukan minyak itu pada kapala-nya kemdian mandikan dengan ayer bermalam: insha’ Allah taʿala ʿafiat: inilah ʿazimat-nya.

Bismillahi’l-rahmani’l-rahimi

[Here comes an Arabic prayer or text, followed by four six-pointed stars, each formed by putting an equilateral triangle on the top of another; then come six sets of “magic letters.”]

Bermula beranak, jika laki-laki yang baik nama-nya Yaʿkub atau Endin atau ʿAbdullah atau ʿAbdulsamad atau Saif atau Ahmad, jika perampuan Maimunah atau Salamah atau ʿAyesha, didalam pada itu wa’llahu aʿlam.

[This constitutes the first part of the treatise, which consists of twelve parts of about the same size. The names of the Zodiacal signs are the Arabic ones: Hamal (the Ram), Thaur (the Bull), etc. They will be found in Hughes’ Dict. of Islam, s.v. Zodiac.]

[cclv] The Hindu Nakshatras and the Malay Rejangs. [p. [551].

Figures of the NakshatrasFigures of the Rejangs
1.Horse’s headHorse (kuda)
2.YoniDeer (kijang)
3.Razor or knifeTiger (harimau)
4.Wheeled carriageCat (kuching)
5.Antelope’s headCow (sapi)
6.GemBuffalo (kerbau)
7.HouseRat (tikus)
8.ArrowOx (lembu)
9.Potter’s wheelDog (anjing)
10.HouseDragon (naga)
11.Couch or bed-steadGoat (kambing)
12.BedPalm-blossom (mayang)
13.HandElephant (gajah)
14.PearlLion (singa)
15.Coral beadFish (ikan)
16.FestoonPig (babi)
17.Row of oblationsKite or eagle (lang)
18.RingCentipede (lipan)
19.Lion’s tail? Turtle (baning or tuntong?)
20.CouchGhost or Demon (hantu)
21.Elephant’s toothCharcoal (arang)
22.Triangular nutMan (orang)
23.Three footstepsSea (laut)
24.Drum? Skate (pari?)
25.Circle?(pasik?)
26.Figure with double face? (gunong or enggonong?)
27.Couch or bed? (gula or kaldei?)
28.Tabor[87]Green pigeon (punai)
29.[None]Leaf (daun)
30.[None]? (sani?)

[Where a query appears in the Rejang column it indicates that the reading in the MS. is doubtful.]